Sabtu, 08 Desember 2012

Berlian

Satu hari seorang perempuan tua berjalan menuruni bukit. Tidak sengaja, matanya tertuju pada batu yang berkilauan yang berada di luar di atas batu besar. Batu itu adalah kira-kira seukuran genggaman orang dewasa. Setelah diupayakan, akhirnya dapatlah batu itu dan telah berada di tangannya.
Pada saat itu, terlihat olehnya seorang anak muda yang sedang mencari kayu bakar. Nampak dari pakaiannya, sepertinya dia adalah seorang yang sangat miskin. Anak muda itu memperhatikan batu berkilauan yang dipegang oleh nenek tua tersebut, dan dia sangat terpukau melihat berlian yang sangat besar itu.Anak muda itu bertanya, "Apa boleh saya bertanya pada nenek?" "Itu kepunyaan nenek?"  
"Nih .." jawab nenek tua itu sambil memberikan batu berlian itu pada anak muda tersebut tanpa ragu-ragu.Setengah tidak percaya, segera diterimanya lalu dibawa pulang berlian besar itu. Setibanya dirumahnya , langsung saja dia merancang ide untuk memanfaatkan berlian besar agar ia bisa jadi kaya tanpa kehilangan batu yang telah dia dapat.
Keesokan harinya, anak muda itu telah memutuskan untuk menggadaikan berlian tersebut. DAn hasil dari gadai berlian tersebut, maka didapatlah uang yang cukup besar yang rencananya akan dia gunakan sebagai modal. Tahun demi tahun berlalu, anak muda  itu akhirnya telah berubah menjadi saudagar yang kaya dan perniagaannya semakin berkembang. Bahkan berlian yang telah digadaikannya dulu, kini telah ditebus berikut bunga pinjamannya.
Tetapi takdir berkata lain, pada awalnya sifat dan sikapnya yang sederhana kini lambat laun telah berubah menjadi angkuh dan takabur, suka pamer harta kekayaannya, bahkan sudah terpengaruh dengan gaya hidup foya-foya dan larut dalam dunia malam yang menjijikkan. 

Akhirnya, secara beransur-angsur, kawan-kawannya mulai menjauhinya. Dan yang ada adalah orang-orang licik yang akan memanfaatkan harta bendanya lalu menjerumuskannya dalam kehancuran.
Karena persaingan usaha yang sedemikian rupa, serta tiada bantuan dan pertolongan dari orang-orang yang dulu dekat dengannya akhirnya jatuhlah ia pada kebangkrutan yang sangat parah. Hingga anak muda tersebut sudah tidak punya apa-apa lagi sedangkan orang-orang lain telah meninggalkannya.

Namun demikian, sebenarnya bukan habis sama sekali, karena pemuda tadi masih menyimpan  batu berlian besar pemberian nenek yang telah ditemuinya beberapa tahun yang lalu. Sambil merenungi nasibnya, anak muda tersebut mulailah menyesal mengapa dia mau menerima berlian dari wanita tua tersebut.Akhirnya, dengan berbagai upaya, dicarinya nenek tua yang dulu. Dan setelah sekian lama mencari, maka didapatinya nenek yang dulu pernah ditemuinya ternyata tinggal di sebuah pondok kecil di lereng bukit.
Langsung saja pemuda tersebut seolah tersungkur dihadapan nenek tua yang dulu itu. Sambil menangis dan menyerahkannya kembali batu berlian besar yang berkilauan itu.

 SAmbil berlinang dengan air mata, pemuda tadi berkata : "Mengapa nenek memberikan batu ini pada saya?". "Seharusnya engkau berikan sesuatu yang lebih berharga  daripada ini... yaitu kekuatan ikhlas untuk memberi batu ini..."Tersenyum, perempuan tua itu menjawab, "Saya telah mengajarkan pada anda .."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar