Ya, berbagai
macam pertanyaan terlintas di benak saya yang membuat saya menjadi orang yang
pesimis. Padahal belum maju berperang tapi sudah kalah duluan. Saya rasa bagi
seller pemula juga pasti pernah terpikirkan hal-hal seperti itu bukan?
Begini, kita ambil contoh saja pusat perbelanjaan handphone di ITC ROXY MAS
Jakarta. Kita bisa melihat sendiri bahwa disitu isinya semua toko handphone,
dari yang kecil sampai yang besar, dari yang baru mulai sampai yang sudah
bertahun-tahun. Tapi sampai sejauh ini, mereka semua tetap masih bisa survive. Kenapa?
Karena semua orang khususnya di Jakarta dan sekitarnya tahu bahwa kalau mau
beli handphone ya di ITC ROXY MAS. Dan setiap harinya orang yang berkunjung
tidak pernah sepi. Ratusan, bahkan ribuan orang setiap harinya datang kesitu. Jadi
tidak mungkin satu toko bisa menghandle sebegitu banyak pembeli bukan?
Iya itu salah satu contohnya, nah apa hubungannya nih di dunia online? Hubungannya,
pada prinsipnya sebenarnya sama, sama-sama pasar tempat penjual dan pembeli bertemu.
Bahkan pasar di dunia online jauh lebih luas daripada pasar offline. Seluruh
pelosok di Indonesia, bahkan di luar Indonesia pun bisa melihat dagangan kita. Apa
itu tidak bagus lagi? Apa itu bukan peluang yang bagus?
Lanjut, terus apa hubungannya dengan seller pemula? Dari contoh yang saya
berikan di atas sudah jelas bahwa, walaupun di Multiply ini banyak terdapat
seller yang sudah besar. Bahkan omzet nya sudah melebihi toko-toko offline
setiap bulannya. Dan produknya tidak terhitung banyaknya itu masih terdapat
celah yang setiap orang bisa masuk ke dalamnya.
Betul, itu dinamakan Peluang Usaha, walaupun toko A menjual produk yang sama
dengan toko B dan harganya tidak jauh beda, keduanya sama-sama bisa survive,
sama-sama punya pasar masing-masing, sama-sama punya rejeki masing-masing yang
sudah di atur Tuhan.
Maka dari itu saya ingin menekan sekali lagi bagi seller pemula, jangan pernah
pesimis bila melihat toko online yang sudah besar menjual produk yang sama
dengan Anda. Sebenarnya Anda bisa seperti toko tersebut. Kesempatan masih
terbuka lebar. Pasar masih luas. Apalagi kita tahu bahwa pengguna internet di
Indonesia semakin bertumbuh. Mengapa kita harus takut? Toh, kita sudah
diberikan kesempatan oleh pihak Multiply Indonesia untuk memajukan usaha kita
bukan? Jangan sia-siakan kesempatan ini. Dan satu lagi pertanyaan, apakah
mungkin satu toko online bisa memenuhi kebutuhan jutaan pengguna internet di
Indonesia? Pikirkan itu baik-baik.
Anda pasti akan memiliki pasar Anda sendiri, walaupun kecil, tapi itu langkah
yang bagus untuk melangkah ke level berikutnya. Jangan minder dengan seller
yang besar. Karena bila Anda jeli dalam melihat peluang, masih banyak yang Anda
bisa gali^^
Sedikit tips saja, ini pengalaman saya, mungkin teman-teman juga pernah merasakannya.
Seller-seller yang sudah besar itu pasti terdapat celah untuk dimasuki. Terkadang
karena saking banyak pembeli, mereka jadi tidak bisa menghandle pembeli satu
persatu sehingga membuat kualitas pelayanannya menjadi turun. Nah disitu lah
celah bagi seller pemula untuk menjamah customer-customer yang tidak terjalah
seluruhnya oleh seller-seller besar.
Oleh karena itu setiap seller pemula harus mempunyai nilai tambah, entah itu
dari segi produk atau pun pelayanan. Kita mulai dari yang kecil dahulu. Jangan
takut dengan yang sudah besar, karena mereka juga mulai dari kecil.
Peluang masih terbuka lebar tapi pesaing juga banyak sekali. Bila kita tidak
mencoba ya kita tidak akan tahu. Tetap selalu optimis dan giat berusaha dan
berdoa. Saya yakin kita semua pasti akan sukses.
Saya juga berharap ada seller yang mau berbagi sedikit pengalamannya merintis
toko onlinenya dari yang dulu tidak ada apa-apa sampai seperti sekarang ini. Agar
seller-seller pemula seperti saya diberi motivasi.
Saya mewakili seller-seller di Multiply mengucapkan banyak terima kasih untuk
pihak Multiply Indonesia karena sudah memberikan kesempatan bagi saya dan
teman-teman seller untuk bisa memajukan usaha kami masing-masing. Semoga
Multiply akan semakin bertumbuhkembang bersama dengan seller-sellernya juga.